TANAM BENANG VS TARIK BENANG

METODE TANAM BENANG

APA TANAM BENANG PUNYA EFEK LIFTHING?

Di media ada banyak sekali iklan tentang tanam benang dengan segala janji, hasilnya akan membuat wajah tertarik/lifting.  Tetapi sayang tak banyak orang yang paham antara metode TANAM BENANG OR TARIK BENANG dan tak paham juga jenis benang baik bentuk dan bahan yang digunakan.

Sebenarnya metode TANAM benang tidak akan mempunyai efek lifting, yang ada hanya efek Rejuvened (peremajaan) kulit menjadi lebih kenyal. Tetapi efek lifting tidak bisa banyak anda harapkan.

APAKAH METODE THREAD LIFT/TANAM BENANG CUKUP AMAN?

Walaupun sempat ada beberapa issue miring tentang metode tanam benang, tetapi untuk saat ini metode tanam benang berbahan PDO (polydioxanone) cukup aman, jika terjadi infeksi pun ini sedikit sekali bisa jadi karena operator (dokter) yang kurang steril.

APAKAH METODE TARIK BENANG?

Metode tarik benang sangat berbeda dengan tanam benang.  Metode Tarik benang menggunakan jenis benang yang tepinya bergerigi (Anchor, cone dll), benang dimasukan dengan tehnik khusus dibawah lapisan subcutan-Smas lalu ditarik keatas dan kulit akan menyangkut sehingga efek lifting di dapat.

 

KENAPA HASIL TARIK BENANG DARI SATU DOKTER DENGAN DOKTER LAIN BERBEDA?

Ada beberapa hal yang menyebabkan hasil tarik benang berbeda satu sama lain, penyebabnya:

  1. Jam terbang operator,dokter yang sudah melakukan tindakan 100 pasang benang akan berbeda dengan dokter yangg baru melakukan beberapa kali.
  2. Tehnik yang digunakan. Ada berbagai tehnik yang digunakan, tehnik floating, tehnik simpul,dll
  3. Jenis benang yang digunakan. Ada berbagai jenis benang yang digunakan. Beberapa jenis benang mempunyai gerigi yang sangat besar dan kuat (Spring thread salah satu benang terkuat di dunia, sayang jenis benang ini mempunyai resiko yang tinggi), Silhouette soft dan lift berbahan Polypropilane termasuk benang yang kwalitasnya cukup baik. Tetapi Silhouette lift jauh lebih unggul dibanding silhouete soft. Happy lift type anchor punya kekuatan yang sama dengan Silhouette. Aphos lift merupakan type benang legendaris tetapi diameter terlalu kecil.
  4. Jumlah benang yang digunakan. Jumlah benang mempengaruhi hasil.

 

BERAPA LAMA BISA BERTAHAN?

Tergantung bahan dasar benangnya. Untuk benang berbahan PDO yang daya hancurnya < 240 hari, tentu type jenis benang ini yang paling mudah lebur. tetapi dengan benang PDO yang sudah di modifikasi ukurannya, kekuatan benang diperkirakan bisa bertahan 7-10 bulan. Walaupun beberapa manufacture mengatakan bisa bertahan > 1 th. Benang berbahan Polypropilane , monofilament PLA (Silhouette, Happy lift, dll ) di claim bisa bertahan lebih dari 3 tahun. Tapi jika kita jeli membaca beberapa review dokter bedah di Eropa dan Amerika, tidak selama yang dijanjikan. Dan menurut pengalaman saya jenis benang berbahan Polyprolilane, PLA kekuatannya bertahan < 2 tahun.

 

APAKAH PENGERJAAN TARIK BENANG CUKUP SULIT?

Ada beberapa tehnik, yang paling mudah tehnik Floating, hanya memasukan benang (arah atas kebawah atau lateral ke medial) lalu sedikit menarik. Metode simpul jauh lebih kuat, tetapi jika mau lebih kuat hasil ligthing, kita harus sedikit membuat sayatan pada kulit Kepala-Pelipis sepanjang 2-3 cm dan mengikat simpul ujung benang ke bagian Aponeurosis-fasia. Tentu ada efek Bleading/bengkak ringan.

 

APAKAH ADA EFEK SETELAH TINDAKAN THREAD LIFT ?

Dokter biasanya menyarankan pasien untuk tidak mengkonsumsi bahan-bahan yang menyebabkan darah mudah cair (Vit E, Gingkogiloba, Minyak ikan, Omega 3, dll). Kompres dingin bisa dilakukan 5 menit sebelum tindakan. tetapi untuk tindakan tarik benang dengan jumlah banyak dan ukuran diameter besar saya menyarankan dengan mengunakan anastesi modified Tumesent untuk mencegah efek hematoma dan nyeri saat pengerjaan.

 

APA TINDAKAN YANG HARUS DILAKUKAN PASCA TARIK BENANG?

Untuk tanam benang, tidak ada hal spesial yang dilakukan pasien. Untuk tarik benang, saya biasa menggunakan Lifthing band untuk fiksasi benang dan melakukan compresi untuk mencegah edema. Pemberian analgetik merupakan keharusan karena nyeri bisa terjadi segera setelah efek anastesi habis. Pemberian Antibiotik boleh diberikan jika dirasa perlu.

 

APA EFEK SAMPING YANG BIASA TERJADI?

Untuk jenis benang Berberigi ada beberapa efek samping:

  1.  Asimetris wajah (tarikan yang tak sama kuat)
  2. Adanya Defek, dekok pada bagian tertentu, biasanya karena penempatan benang yang terlalu superficial. Amat sangat mudah mengatasinya.
  3. Adanya sesuatu yang menonjol, diraba seperti jerawat kecil dan ujungnya nyeri. itu biasa karena simpul ujung benang yang tidak tertanam dalam, cara mengatasinya juga sangat mudah, dengan hanya melakukan incisi dengan jarum no 11, menarik dengan pinset dan memotong ujungnya saja, hanya 5 menit semua bisa diatasi.
  4. ABSES,..Terjadi infeksi serius. Ini yang sangat ditakutkan. Tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak dan bisa  dilakukan dengan melakukan  cross Incici, mengeluarkan pus, mencuci dengan saline dilakukan tiap 2-3 hari sekali, gejala sisa berupa atrofi (bopeng).
  5. Mulit miring dan kelopak mata jatuh. Jangan terlalu khawatir ini merupakan efek sesaat ketika dilakukan infiltasi anastesi, dalam 1-2 jam akan kembali normal.
Back to Category