U-LIFTING

Apa yang dimaksud dengan tindakan U-Lifting?

Ini merupakan teknologi terbaru yang sempat menggemparkan dunia esthetic beberapa tahun yang lalu di Amerika. Dengan teknologi ULTRA THERAPY, dimana dengan menggunakan teknologi ultrasoundbisa melakukan tindakan “memasak” kollagen dilapisan dermis dengan suhu sampai 50 derajat celcius tanpa melukai lapisan atas kulit (epidermis ) dan yang lebih canggih teknologi ini bisa menjangkau sampai lapisan Muscular (otot) SMAS yang tidak dijumpai oleh alat – alat sebelumnya (seperti RF, popular disebut sertrika wajah, laser, Thermage). Sehingga akan terjadi tarikan otot (lifting) pada otot wajah bawah (leher, pipi dan dagu).

 

Culthera 2

 

Apa Kelebihan Teknik Ini?

  1. Aman dan nyaman, ini bukan tindakan yang menakutkan, ya sama sekali tidak ada suntikan ke dalam kulit anda, hampir tidak ada efek samping yang ditimbulkan.
  2. Bukan tindakan suntikan, tidak memasukkan bahan apapun ke dalam kulit.
  3. Pengerjaan hanya 40 menit saja.
  4. Tidak ada down time (anda bisa melakukan aktifitas seperti biasa tanpa terganggu sama sekali).
  5. Bisa bertahan sampai 2 tahun.
  6. Bisa merangsang bukan cuma lapisan bawah kulit, tapi dapat menembus sampai otot (muscular) bahkan gelombang bisa anda rasakan sampai ke tulang – tulang rahang dan pipi.
  7. Menurut survey di Amerika, tingkat kepuasan pasien hampir 70%.

Apakah hasilnya instan?
Ini tindakan “merangsang kollagen baru” perlu waktu untuk membentuk struktur molekul kollagen agar sempurna. Butuh waktu 2-3 bulan untuk mencapai hasil yang maksimal.

Berapa kali pengulangan?
Minimal 2 – 3 kali pengulangan ( jarak 2 – 3 minggu )

Untuk kasus apa saja?
Untuk semua jenis kulit yang sudah mengalami kekenduran, terutama bagian bawah wajah. Saya kira cocok untuk usia > 30 tahun.

  1. Mengencangkan otot leher yang kendur (yang tidak bisa diatasi dengan tindakan botox, laser, tanam benang, tarik benang, filler dll)
  2. Meruncingkan dagu, batas rahang bawah akibat otot pipi dan leher yang kendur (Platisma.M)
  3. Meniruskan pipi karena otot penyanggah yang kendur dan daya elastis kulit yang berkurang.
Back to Category